Our social:

Latest Post

Kabut Asap dan Hujan Asam

Kabut asap (atau smog / asbut) adalah fenomena pencemaran udara berat ketika kumpulan asap bercampur dengan kabut, uap air, atau partikel polutan yang melayang di atmosfer. Kondisi ini menyebabkan penurunan kualitas udara dan jarak pandang secara drastis. Kompas.com


Gambar di atas memperlihatkan bagaimana kabut asap tebal menyelimuti lanskap perkotaan, mengaburkan pandangan ke gedung-gedung dan mengurangi paparan sinar matahari langsung.

Komponen Utama
  • Partikel Mikroskopis (PM2.5 & PM10): Debu halus, jelaga, dan jelaga sisa pembakaran yang cukup kecil untuk masuk hingga ke dalam paru-paru.
  • Gas Berbahaya: Karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), nitrogen oksida (NOx), serta senyawa organik volatil (VOC).
  • Ozon Permukaan: Ozon tingkat bawah yang terbentuk dari reaksi kimia polutan dengan bantuan sinar matahari.

Penyebab Utama 

Kategori

Sumber Penyebab

Kebakaran Hutan & Lahan (Karhutla)

Pembakaran lahan gambut atau hutan untuk pembukaan lahan yang lepas kendali, terutama saat musim kemarau.

Emisi Kendaraan & Industri

Buangan asap kendaraan bermotor dan cerobong pabrik di wilayah padat penduduk.

Aktivitas Vulkanik

Letusan gunung berapi yang melepaskan abu halus dan gas sulfur ke udara dalam jumlah besar.


Dampak yang Ditimbulkan
  • Kesehatan: Memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), memperburuk asma, iritasi mata, hingga meningkatkan risiko penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dan gangguan jantung.
  • Transportasi: Menurunkan visibilitas darat, laut, dan mengganggu penerbangan akibat jarak pandang yang terbatas.
  • Lingkungan & Ekonomi: Menghalangi radiasi matahari untuk proses fotosintesis tumbuhan serta mengganggu aktivitas ekonomi harian warga.

Langkah Proteksi Diri
  • Gunakan masker berstandar N95 atau masker medis saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Batasi aktivitas fisik di luar rumah dan tutup celah ventilasi udara jika polusi sangat pekat.
  • Gunakan pemurni udara (air purifier) di dalam ruangan dan perbanyak konsumsi air putih.

HUJAN ASAM
Ketika hujan turun di daerah berkabut asap tebal, air hujan (H2O) menyerap dan bereaksi secara kimia dengan gas-gas polutan pembakaran seperti sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), dan karbon dioksida (CO2), menghasilkan fenomena hujan asam.

Reaksi Kimia Utama
Pembentukan Asam Sulfit dan Asam Sulfat : Sulfur dioksida melarut langsung dalam air hujan membentuk asam sulfit :
SO2 (g) + H2O (l) >>> H2SO3 (aq)
jika SO2 teroksidasi lebih lanjut oleh oksigen menjadi SO3, reaksi nya membentuk asam sulfat yang sangat asam,
2SO2 (g) + O2 (g) >>> 2SO3 (g)
SO3 (g) + H2O (l) >>> H2SO4 (aq)

Pembentukan Asam Nitrat : Nitrogen dioksida, NO2 bereaksi dengan air dan oksigen atmosfer :
4NO2 (g) + 2H2O (l) + O2 (g) >>> 4HNO3 (aq)

Pembentukan Asam Karbonat : Konsentrasi  CO2 yang tinggi dari hasil pembakaran bereaksi membentuk asam lemah :
CO2 (g) + H2O (l) >>> H2CO3 (aq)


Keamanan Air Hujan
Air hujan di daerah berkabut asap tebal SANGAT TIDAK SEHAT dan BERBAHAYA untuk digunakan, baik untuk diminum, memasak, mandi, maupun mencuci.
  • Tingkat Keasaman Tinggi (pH Rendah) : Derajat keasaman air turun hingga di bawah 5,6 (bahkan bisa mencapai pH 3–4). Air bersifat korosif, dapat merusak struktur logam/atap, serta memicu iritasi pada kulit dan mata.
  • Terkontaminasi Partikulat Berbahaya : Tetesan air hujan membawa jatuh debu halus (PM2.5 dan PM10), jelaga, abu sisa pembakaran, dan logam berat yang tersuspensi di dalam kabut asap.
  • Kandungan Toksik & Karsinogenik : Mengandung senyawa organik volatil (VOC) dan Senyawa Hidrokarbon Polisiklik Aromatik (PAH) dari hasil pembakaran yang dapat meracuni organ tubuh jika tertelan atau mengiritasi saluran pencernaan dan kulit.
Penanganan utama saat terpapar air hujan asam adalah segera menetralkan dan membilas sisa asam serta partikulat berbahaya sebelum menimbulkan iritasi kulit atau memicu korosi pada material.

Penanganan pada Kulit
  • Bilas dengan Air Bersih Mengalir : Segera basuh area kulit yang terpapar menggunakan air bersih mengalir (air keran/PDAM atau air kemasan) selama 10–15 menit untuk mengencerkan konsentrasi asam dan membilas abu sisa pembakaran.
  • Gunakan Sabun Ber-pH Netral : Cuci kulit secara perlahan menggunakan sabun lembut. Hindari menggosok terlalu keras atau menggunakan sabun eksfoliasi/scrub agar kulit tidak semakin teriritasi.
  • Keringkan dan Lembapkan : Tepuk-tepuk kulit dengan handuk bersih hingga kering, lalu oleskan pelembap atau gel aloe vera untuk menenangkan area yang terpapar.
  • Penanganan Lanjutan : Jika muncul gejala iritasi berat seperti kemerahan hebat, rasa terbakar, atau gatal berlebih, segera konsultasikan ke tenaga medis.

Penanganan pada Peralatan dan Kendaraan
  • Bilas Segera Sebelum Mengering : Semprot peralatan logam, atap seng, atau kendaraan menggunakan air bersih mengalir sesegera mungkin agar senyawa asam tidak mengendap dan mengikis lapisan permukaan.
  • Cuci dengan Sampo/Deterjen Netral : Gunakan pembersih berkadar pH netral untuk menetralkan sisa asam dan mengangkat jelaga yang menempel pada permukaan logam atau kaca.
  • Keringkan Secara Menyeluruh : Lap hingga benar-benar kering menggunakan kain mikrofiber untuk mencegah terbentuknya water spot (bercak kimia) dan memperlambat proses pembentukan karat.
  • Beri Lapisan Pelindung : Untuk kendaraan atau struktur logam luar ruangan, aplikasikan wax, sealant, atau cat pelindung korosi agar material tidak langsung kontak dengan hujan asam berikutnya.

by DeZahid - disadur dari berbagai sumber

Program Modular SMA 2026

Program Modular SMA 2026
Program Modular SMA 2026 - 

Dalam rangka mendukung transformasi digital di satuan pendidikan dan meningkatkan keterlibatan murid melalui pemanfaatan teknologi yang bermakna, Direktorat Sekolah Menengah Atas (SMA) menyelenggarakan program MODULAR (Membuat Konten Digital untuk Pembelajaran) SMA tahun 2026. Program ini bertujuan untuk menjaring inovasi produk pembelajaran berupa Media Pembelajaran Interaktif (MPI), Gim Edukasi, Alat Peraga 3D, serta Laboratorium Maya yang relevan dan dapat dioptimalkan pada perangkat Papan Interaktif Digital (PID) di kelas. Melalui program MODULAR, diharapkan terbentuk ekosistem konten digital berkualitas yang diciptakan langsung oleh pendidik sesuai kebutuhan pembelajaran. 

Sehubungan dengan hal tersebut, kami harap bantuan Saudara untuk mendiseminasikan informasi ini kepada seluruh satuan pendidikan jenjang SMA di wilayah kerja Saudara. Adapun beberapa hal penting terkait pelaksanaan program dimaksud adalah sebagai berikut: 
  • Peserta adalah Pendidik SMA aktif di seluruh Indonesia yang memiliki komitmen mengikuti seluruh rangkaian pendampingan; 
  • Pendaftaran program tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 5—20 Mei 2026; Webinar Kickoff Modular SMA 2026 akan dilaksanakan pada hari Selasa, 12 Mei 2026 pukul 13.30 WIB melalui kanal Youtube Direktorat SMA; 
  • Rangkaian Pendampingan dilaksanakan dalam 5 (lima) pertemuan yang akan dilaksanakan secara daring mulai tanggal 23 Mei hingga 20 Juni 2026; 
  • Ketentuan Konten harus berbasis HTML5, berukuran maksimal 25 MB, bersifat interaktif, dan mendukung mata pelajaran spesifik; dan 
  • Apresiasi untuk peserta dengan konten terpilih akan mendapatkan sertifikat penghargaan dan publikasi konten pada platform resmi Kemendikdasmen. 

Untuk informasi lebih lanjut terkait rujukan teknis pendaftaran dan pelaksanaan bagi para peserta MODULAR SMA 2026, yang bersangkutan dapat mengakses informasi terkait program tersebut pada tautan https://sma.kemendikdasmen.go.id/event/modular. Atas perhatian dan kerja sama Saudara, kami ucapkan terima kasih.

Lini Masa Kegiatan

Bulan Mei 2026

Pendaftaran, Kickoff & Pendampingan Awal

Kegiatan diawali dengan pendaftaran dan publikasi panduan program MODULAR pada 5 Mei 2026, dilanjutkan dengan kickoff MODULAR pada 12 Mei 2026 sebagai pembukaan resmi dan pengenalan alur program. Pendaftaran ditutup pada 20 Mei 2026, kemudian peserta mengikuti Pertemuan 1 pada 23 Mei 2026 dengan materi pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi.

Bulan Juni 2026

Pendampingan dan Penguatan Karya Digital

Pada bulan Juni, peserta mengikuti rangkaian pendampingan, mulai dari Pertemuan 2 pada 2 Juni 2026 tentang pembuatan gim edukasi berbasis aplikasi, Pertemuan 3 pada 6 Juni 2026 tentang pembuatan alat peraga berbasis 3D, Pertemuan 4 pada 13 Juni 2026 tentang media pembelajaran berbasis kecerdasan artifisial, hingga Pertemuan 5 pada 20 Juni 2026 tentang pembuatan laboratorium maya berbasis kecerdasan artifisial sekaligus penjelasan spesifikasi konten final.

Bulan Juni–Juli 2026

Pengembangan, Unggah Final, Kurasi & Apresiasi

Setelah pendampingan, peserta memasuki masa pengembangan konten pada 20 Juni sampai dengan 4 Juli 2026, kemudian mengunggah karya final paling lambat 5 Juli 2026. Karya peserta selanjutnya melalui proses kurasi pada 6 sampai dengan 18 Juli 2026, dilanjutkan dengan penyempurnaan konten pada 19 sampai dengan 26 Juli 2026, penetapan dan pengumuman konten terpilih pada 28 Juli 2026, serta pemberian apresiasi pada 30 Juli 2026.


Persyaratan Peserta
  1. Peserta Program: Peserta merupakan perwakilan dari satuan pendidikan SMA dari seluruh Indonesia, baik dari sekolah negeri maupun swasta, yang telah mendaftar sesuai mekanisme panitia dan dinyatakan memenuhi persyaratan program.
  2. Komitmen dan Kesiapan: Peserta bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MODULAR, mulai dari kickoff, pendampingan, pengembangan konten, unggah karya final, proses kurasi, hingga pengumuman hasil sesuai jadwal yang ditetapkan penyelenggara.
  3. Ketentuan Karya: Peserta wajib menghasilkan konten pembelajaran digital yang orisinal, tidak melanggar hak cipta atau etika akademik, serta sesuai dengan ketentuan substansi, teknis, dan administratif program, termasuk berbasis HTML5 sesuai format yang ditentukan panitia.

Lampiran :

Panduan OSN Tahun 2026

OSNK SMAN 1 Kapuas Hulu Tahun 2026
OSN Tahun 2026 - 

Sambutan Kepala Sekolah
Dalam Rangka Seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Satuan Pendidikan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kegiatan Seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Satuan Pendidikan pada hari ini dapat terlaksana dengan baik. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya penting dalam menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat di bidang sains, sekaligus menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis.

Olimpiade Sains Nasional bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kerja keras. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang unggul, berintegritas, serta mampu berkontribusi dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa depan.

Kepada para peserta, selamat berjuang dan tunjukkan kemampuan terbaik. Jadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga untuk terus belajar dan berkembang. Kepada para guru pembimbing dan panitia, terima kasih atas dedikasi dan kerja keras dalam mempersiapkan kegiatan ini hingga dapat terlaksana dengan baik.

Semoga kegiatan Seleksi OSN Tingkat Satuan Pendidikan ini berjalan lancar dan menghasilkan peserta terbaik yang akan mewakili sekolah ke tingkat selanjutnya. Mari bersama-sama kita wujudkan semangat berprestasi dan budaya ilmiah di lingkungan sekolah.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kepala Sekolah
I Dewa Nyoman Artawan, S. Pd.


Panduan Olimpiade Sains Nasional (OSN) telah resmi dirilis dan dapat diunduh oleh seluruh pihak terkait sebagai acuan dalam pelaksanaan dan persiapan OSN 2026. Kehadiran panduan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas dan komprehensif mengenai mekanisme seleksi, ketentuan lomba, serta ruang lingkup materi yang akan diujikan, sehingga peserta didik, guru pembina, dan satuan pendidikan dapat melakukan persiapan secara lebih terarah dan sistematis. Dengan pemanfaatan panduan secara optimal, proses pembinaan dan pendampingan peserta OSN 2026 diharapkan dapat berjalan maksimal dan menghasilkan capaian prestasi yang membanggakan.

Lampiran - lampiran

Tambahan :

Kelas Digital Huma Betang : Inovasi Pendidikan Kalimantan Tengah

Kelas Digital Huma Betang : Inovasi Pendidikan Digital di Kalimantan Tengah
Kelas Digital Huma Betang - 

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Menyadari pentingnya transformasi digital di sekolah, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan Program Kelas Digital Huma Betang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu pembelajaran berbasis teknologi. Program ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan yang merata, modern, dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai kearifan lokal Kalimantan Tengah.

Filosofi Huma Betang
Nama Huma Betang diambil dari rumah adat masyarakat Dayak yang melambangkan kebersamaan, toleransi, dan gotong royong. Dalam konteks pendidikan, filosofi ini diterjemahkan sebagai semangat kolaborasi antara guru, siswa, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pembelajaran digital yang inklusif. Kelas Digital Huma Betang tidak hanya berfokus pada penggunaan teknologi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan saling menghargai di tengah keberagaman.

Tujuan Program
Program Kelas Digital Huma Betang bertujuan untuk:
  • Meningkatkan kompetensi digital guru dan siswa.
  • Mendorong penerapan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
  • Memperluas akses pendidikan berkualitas di seluruh wilayah Kalimantan Tengah, termasuk daerah terpencil.
  • Menumbuhkan budaya belajar mandiri dan kreatif di kalangan peserta didik.
  • Mengintegrasikan nilai-nilai lokal Huma Betang dalam proses pembelajaran digital.

Implementasi di Sekolah
Pelaksanaan Kelas Digital Huma Betang dilakukan secara bertahap di berbagai satuan pendidikan, termasuk di SMAN 1 Kapuas Hulu. Sekolah ini menjadi salah satu pelaksana program dengan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui program ini, guru-guru mendapatkan pelatihan intensif dalam penggunaan platform digital, pembuatan media pembelajaran interaktif, serta penerapan metode pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning).
Siswa juga dilibatkan secara aktif dalam kegiatan pembelajaran digital melalui penggunaan perangkat seperti laptop, tablet, dan jaringan internet sekolah. Pembelajaran tidak lagi terbatas di ruang kelas, tetapi dapat dilakukan secara daring melalui platform pembelajaran yang telah disediakan. Hal ini membuka peluang bagi siswa untuk mengakses sumber belajar global tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal yang menjadi ciri khas pendidikan Kalimantan Tengah.
Dampak dan Manfaat
Sejak diterapkan, Kelas Digital Huma Betang memberikan dampak positif yang signifikan:
  • Peningkatan kualitas pembelajaran: Guru lebih kreatif dalam menyampaikan materi, sementara siswa lebih aktif dan termotivasi.
  • Efisiensi administrasi pendidikan: Pengelolaan data, penilaian, dan komunikasi antara guru, siswa, serta orang tua menjadi lebih mudah.
  • Pemerataan akses pendidikan: Sekolah di daerah terpencil dapat menikmati fasilitas pembelajaran digital yang sama dengan sekolah di perkotaan.
  • Penguatan karakter siswa: Nilai-nilai Huma Betang seperti kebersamaan, tanggung jawab, dan toleransi tetap menjadi dasar dalam setiap aktivitas belajar.

Tantangan dan Harapan
Meskipun membawa banyak manfaat, pelaksanaan Kelas Digital Huma Betang juga menghadapi tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur internet di beberapa wilayah dan kebutuhan peningkatan kompetensi digital bagi sebagian tenaga pendidik. Namun, dengan dukungan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, tantangan tersebut dapat diatasi secara bertahap.
Ke depan, diharapkan Kelas Digital Huma Betang dapat menjadi model pembelajaran digital yang berakar pada budaya lokal namun berorientasi global. Program ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang membangun generasi muda Kalimantan Tengah yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Penutup
Kelas Digital Huma Betang merupakan inovasi pendidikan yang menggabungkan teknologi dengan nilai-nilai kearifan lokal. Melalui program ini, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan sistem pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing. Dengan semangat Huma Betang, seluruh elemen pendidikan diharapkan dapat terus bersinergi untuk mewujudkan pendidikan digital yang berkeadilan dan berkelanjutan di Bumi Tambun Bungai.

Pendampingan dan Pengawasan Kelas Digital Huma Betang
oleh Pengawas Pembina SMAN 1 Kapuas Hulu 
Agon, S. Pd., M. Pd.


link dokumentasi >> klik disini

TKA - Persiapkan Diri dan Terus Belajar

TKA - Persiapkan Diri dan Terus Belajar


Palangka Raya – Munculnya kekhawatiran di kalangan peserta didik menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) mendapat perhatian langsung dari Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo. Melalui kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan TKA bagi Murid Kelas XII Jenjang SMA/SMK/SKH Tahun 2025 yang digelar secara daring pada Selasa (14/10/2025), Reza menegaskan agar siswa tidak perlu takut dan tetap mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin.

“TKA ini bukan untuk menakut-nakuti. Justru sebaliknya, ini adalah sarana bagi anak-anak kita untuk mengukur kemampuan akademik mereka secara objektif dan terstandar. Jadi, manfaatkan kesempatan ini dengan baik,” ujar Reza dalam arahannya.

TKA sendiri merupakan sistem evaluasi pendidikan yang digunakan untuk memperoleh informasi capaian akademik murid secara terstandar. Hasil tes ini dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seleksi, seperti penerimaan peserta didik baru jalur prestasi, penyetaraan hasil pendidikan non formal, hingga seleksi masuk perguruan tinggi.

Menurut penjelasan yang disampaikan dalam sosialisasi, hasil TKA jenjang SMA/SMK/MA sederajat nantinya dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru. Sementara untuk jenjang di bawahnya, hasil TKA juga berperan dalam seleksi prestasi masuk sekolah lanjutan.


Reza Prabowo menyadari bahwa pelaksanaan TKA tahun ini masih menyisakan berbagai tantangan, terutama karena ini merupakan tahun pertama penerapan di Kalimantan Tengah. “Memang masih ada kendala, mulai dari keterbatasan waktu persiapan hingga penyesuaian teknis di lapangan. Tapi kita tidak boleh diam dengan keadaan. Teruslah belajar dan berlatih,” tegasnya.

Ia juga meminta guru untuk berperan aktif dalam memberikan motivasi kepada siswa agar tidak terbebani secara psikologis. “Saya minta guru-guru terus memberi semangat kepada anak-anak. Jangan sampai mereka justru ketakutan menghadapi TKA. Sebaliknya, tanamkan rasa percaya diri bahwa mereka mampu,” ucap Reza.


Sebagai bentuk dukungan, Dinas Pendidikan Kalteng akan berupaya menyediakan contoh-contoh soal TKA agar siswa memiliki referensi dalam berlatih. Langkah ini diharapkan dapat membantu mereka memahami bentuk dan karakteristik soal yang akan dihadapi.

‎“TKA ini bukan ujian akhir, tapi alat untuk melihat sejauh mana kesiapan dan potensi siswa kita dalam menghadapi dunia kerja maupun jenjang pendidikan berikutnya. Jadi hadapi dengan semangat dan percaya diri,” tutup Reza Prabowo optimistis.



Dokumentasi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2025 di SMAN 1 Kapuas Hulu, klik DISINI

Cara Cek Kelulusan TP. 2024/2025



Hallo Siswa/Siswi yang tercinta, diinformasikan bahwa pengumuman kelulusan Tahun Pelajaran 2024/2025 sudah bisa diakses oleh kalian pada hari Senin, tanggal 05 Mei 2025, pukul 12.00 WIB. Sebelum itu, berikut diinfokan langkah untuk melakukan pengecekan kelulusan Tahun Pelajaran 2024/2025.

Langkah 1

Buka aplikasi Chrome, ketik alamat https://bit.ly/Kelulusan302002882324 lalu enter, maka akan muncul tampilan sebagai berikut :




Langkah 2

Setelah tampilan diatas muncul, silakan masukan Nomor Induk Siswa seperti gambar berikut, lalu tekan Enter




Langkah 3

Semoga sukses ya !!



PENGUMUMAN DIBUKA PADA HARI SENIN, 05 MEI 2025 PKL. 12.00 WIB

PERHATIAN !!

Jika ada kesalahan dalam penulisan Nama Lengkap, Tempat Tanggal lahir, dan Nama Orang Tua bisa Cek Kartu Keluarga terlebih dahulu lalu silakan menghubungi DI SINI


Sosialiasi Penerimaan POLRI Tahun 2025 Oleh POLSEK Kapuas Hulu

Pada hari Rabu, 12 Februari 2025 telah dilaksanakan Sosialisasi Penerimaan POLRI Tahun 2025 di Laboratorium Biologi SMAN 1 Kapuas Hulu oleh Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kapuas Hulu.



Dalam acara sosialisasi ini, Jajaran Polsek Kapuas Hulu memberikan gambaran mendalam tentang tahapan dan persyaratan yang diperlukan untuk mendaftar ke berbagai jalur Polri, seperti Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama. Siswa-siswi juga diarahkan untuk memanfaatkan informasi dari situs resmi Polri, www.penerimaan.polri.go.id, agar dapat lebih siap dan paham mengenai rekrutmen yang akan dihadapi.



Kepala SMAN 1 Kapuas Hulu, I Dewa Nyoman Artawan, S. Pd., bersama Bpk. Ermansyah Waluyo, S.Pd., turut mendampingi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan bahwa sosialisasi ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa mengenai peluang berkarier di Polri serta memotivasi mereka untuk lebih giat mempersiapkan diri. "Semoga siswa-siswi kami yang memiliki minat menjadi anggota Polri dapat memanfaatkan informasi ini dan siap mengikuti proses seleksi,” ujarnya.




Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi, bertanya mengenai prosedur seleksi dan persiapan yang diperlukan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkenalkan peluang berkarier di kepolisian tetapi juga membangun semangat pelajar SMAN 1 Kapuas Hulu untuk berkontribusi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di masa depan. By Admin