Our social:
CARA CEK STATUS AKREDITASI PERGURUAN TINGGI ....
PANDUAN PENILAIAN JENJANG SMA KURIKULUM 2013 EDISI REVISI 2016 ....
JADWAL PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) 2018/2019 ....
KALENDER PENDIDIKAN TAHUN 2018/2019 ....
PERINGATI HARI JADI, PRAMUKA HARUS TURUT BERINOVASI....

Latest Post

Gelar Karya Film Pelajar 2018


Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menggelar "Gelar Karya Film Pelajar (GKFP) 2018". Siswa dari SMP/MTs dan SMA/SMK/MA diundang sebagai Partisipan. Ada 2 kategori fil yang dilombakan yaitu Film Dokumenter dan Film Pendek, dan tema yang diangkat adalah "Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Film".

Film Dokumenter adalah film yang berdasarkan data faktual yang ditemui berdasarkan literatur (media cetak/online/buku) maupun hasil riset langsung. Subjek/Objek ide cerita film yang terkait dengan tema Penguatan Pendidikan Karakter. Sedangkan Film Pendek adalah film yang dibuat berdasarkan cerita fiksi atau kisah nyata dengan tetap mengangkat tema Penguatan Pendidikan Karakter.

Poster : Gelar Karya Film Pelajar (GKFP) 2018

Bagi kalian yang berminat, silakan unduh formulir dan juknis di laman pusbangfilm.kemdikbud.go.id atau melalui tautan berikut ini: bit.ly/GKFP2018 

Syarat dan Ketentuan : 
  1. Pelajar Indonesia setingkat SMP/MTs, SMA/SMK/MA 
  2. Peserta berupa Tim yang berperan sebagai Produser, Sutradara, Penulis Naskah, Penata Suara, Penata Artistik, Editor. 
  3. Bagi finalis lomba 2 (dua) kategori (Film Pendek dan Film Dokumenter) akan diundang ke Jakarta maksimal 3 (tiga) orang dari tim produksi untuk mengikuti malam anugerah. 
  4. Peserta melampirkan surat pernyataan bermaterai 6000 bahwa film yang dikirimkan bersifat orisinil dan belum pernah diikutsertakan dalam kompetisi lain. 
  5. Apabila film menggunakan karya musik yang ada hak ciptanya, peserta wajib melampirkan izin tertulis bermaterai 6000 dari pemilik hak tersebut. 
  6. Film pendek dan dokumenter memiliki durasi minimal 7(tujuh) menit dan maksimal 15 (limabelas) menit sudah termasuk opening dan credit title. 
  7. Bahasa yang digunakan dalam film adalah Bahasa Indonesia dan/atau bahasa daerah dengan mencantumkan terjemahannya (sub title). 
  8. Peserta dapat mengikutsertakan karya film yang diproduksi sejak Januari 2017 dengan catatan memiliki tema yang berkaitan dengan tema lomba yang telah ditentukan. 
  9. Panitia berhak mendiskualifikasi dan membatalkan film pada tahap seleksi apabila ditemukan kecurangan yang dilakukan.
  10. Apabila di kemudian hari ada gugatan hak cipta, pihak panitia tidak bertanggung jawab terhadap hal tersebut. Panitia berasumsi bahwa seluruh film yang diikutsertakan merupakan karya orisinil dari peserta. 
  11. Karya film dapat dikirimkan ke email : gkfp2018pusbangfilm@kemdikbud.go.id 
  12. Formulir pendaftaran dan Petunjuk Teknis dapat diunduh di : bitly.com/GKFP2018 
  13. Batas akhir penerimaan karya adalah tanggal 30 September 2018. 
  14. Tidak dipungut biaya dalam keseluruhan prosesnya. 
  15. Karya film terbaik akan ditayangkan dan diumumkan pada acara Malam Anugerah Festival Film Indonesia (waktu penyelenggaraan di tentukan kemudian had). 
  16. Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi panitia lomba Pusat Pengembangan Perfilman melalui narahubung : Espita (08129057734) Swari ( 0456), dan Mahesa). 



HADIAH UTAMA : 
TROPI + SERTIFIKAT + UANG PEMBINAAN PULUHAN JUTA RUPIAH 
Serta kesempatan mengikuti beasiswa perfilman di 
lnstitut Kesenian Jakarta 
Batas akhir penerimaan karya film hanya sampai tanggal 30 September 2018

Hasil UN SMA/SMK 2018


Setelah melakukan persiapan dan pelaksanan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018, yang mana pada tahun ini (Tahun 2018) pelaksanaan Ujian Nasional jenjang SMK/SMA di Provinsi Kalimantan Tengah 100% menggunakan Ujian Berbasis Komputer atau yang sering disebut dengan UNBK. Dari pelaksanaan dengan pelaksanaan 100% UNBK untuk pertama kalinya, Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk Sukses dalam Pelaksanaanya.

Bagaimana dari segi hasil Penilaian atau setelah Ujian Nasional dilaksanakan. Hasil penilaian Ujian Nasional Berbasis Komputer Tahun Pelajaran 2017/2018 cukup menggembirakan karena ada beberapa siswa yang mendapatkan nilai sempurna. Siswa yang mendapatkan nilai sempurna tersebut adalah :

Rizqy Pratama Raharja, Siswa SMAN 1 Kotawaringin Barat mendapatkan nilai sempurna (100) untuk mata Pelajaran Matematika.

Grasheila Apefa Lady Fortuna, Siswa SMAN 1 Muara Teweh mendapatkan nilai sempurna (100) untuk mata pelajaran Bahasa Asing.

Hesti Normalasari, Siswa SMAN 1 Muara Teweh mendapatkan nilai sempurna (100) untuk mata pelajaran Bahasa Asing.

Wahyu Wikan Hamastuti, Siswa SMAN 1 Sampit mendapatkan nilai sempurna (100) untuk mata pelajaran Biologi.

Semoga dengan hasil pelaksanaan dan Penilaian Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018 dapat di pertahankan dan dapat terus di tingkatkan untuk Pelaksanaan Ujian Nasional Tahun Berikutnya.





Peraturan Bersama (SKB) 4 Menteri Tentang UKS

Peraturan Bersama (SKB) 4 Menteri Tentang UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) adalah peraturan bersama antara Mendikbud, Menkes, Menag dan Mendagri Nomor 6/X/PB/2014, Nomor 73 Tahun 2014, Nomor 41 Tahun 2014 dan Nomor 81 Tahun 2014 tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah. Adapun yang menjadi dasar diterbitkannya peraturan tersebut adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik yang memperhatikan perilaku dan lingkungan hidup yang sehat, perlu pembinaan dan pengembangan usaha kesehatan di setiap sekolah/madrasah.

Adapun yang dimaksud UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) menurut peraturan bersama (SKB 4 Menteri) adalah kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan anak usia sekolah pada setiap jalur, jenis dan jenjang pendidikan. Sedangkan tujuan UKS adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis peserta didik.

Kegiatan UKS (Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah) dikenal dengan istilah Trias UKS/M yang meliputi :
  1. Pendidikan Kesehatan, meliputi : a) meningkatkan pengetahuan, perilaku, sikap, dan keterampilan untuk hidup bersih dan sehat, b) penanaman dan pembiasaan hidup bersih dan sehat serta daya tangkal terhadap pengaruh buruk dari luar, dan c) pembudayaan pola hidup sehat agar dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Pelayanan kesehatan, meliputi : a) stimulasi deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang (SDIDTK), b) penjaringan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan berkala, c) pemeriksaan dan perawatan gigi dan mulut, d). pembinaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), e) pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K)/pertolongan pertama pada penyakit (P3P), f) pemberian imunisasi, g) tes kebugaran jasmani, h) pemberantasan sarang nyamuk (PSN), i) pemberian tablet tambah darah, j) pemberian obat cacing, k) pemanfaatan halaman sekolah sebagai taman obat keluarga (TOGA)/apotek hidup, l) penyuluhan kesehatan dan konseling, m) pembinaan dan pengawasan kantin sehat, n) informasi gizi, o) pemulihan pasca sakit, dan p) rujukan kesehatan ke puskesmas/rumah sakit. dan
  3. Pembinaan lingkungan sekolah sehat, meliputi : a) pelaksanaan kebersihan, keindahan, kenyamanan, ketertiban, keamanan, kerindangan, dan kekeluargaan (7K), b) pembinaan dan pemeliharaan kesehatan lingkungan termasuk bebas asap rokok, pornografi, narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA), dan kekerasan, dan c) pembinaan kerja sama antar masyarakat sekolah.
Peraturan Bersama (SKB 4 Menteri) Tentang UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) mengharuskan sekolah membuat tim pelaksana UKS di sekolah/madrasah. Adapun keanggotaan tim pelaksana UKS/M di sekolah/madrasah ditetapkan oleh kepala sekolah/madrasah terdiri dari unsur desa/kelurahan, sekolah/madrasah, Puskesmas, UPTD dinas pendidikan kecamatan, pendidik, OSIS, komite sekolah/madrasah dan pemangku kepentingan lain yang relevan sesuai kebutuhan.


Sebagai informasi tambahan saat pada jenjang SD, pemerintah sedang giat membangkitkan kembali Usaha Kesehatan Sekolah melalui kegiatan PROGAS (Program Gizi Anak Sekolah Tahun 2018). Progas ini sebenarnya merupakan salah satu kegiatan UKS.

Selengkapnya silahkan download Peraturan Bersama (SKB) 4 Menteri Tentang UKS (Usaha Kesehatan Sekolah). Demikian informasi tentang Peraturan Bersama (SKB) 4 Menteri Tentang UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) semoga bermanfaat. Terima kasih.

Pelatihan Proktor dan Teknisi UNBK Pendidikan Menengah Se Kalimantan Tengah Tahun 2018



UPTD  Balai Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan (BTKIP) mempunyai tugas menyelenggarakan sebagian kegiatan teknis operasional dan atau kegiatan teknis penunjang Dinas Pendidikan dalam menyelenggarakan pengkajian, mengembangkan, melaksanakan pendayagunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi baik di bidang pembelajaran maupun administrasi pendidikan dalam rangka peningkatan mutu sebagaimana diamanatkan dalam peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 65 tahun 2008.

Dalam rangka meningkatkan ICT-literacy dan ICT-usability dalam pelaksanaan pendidikan, pemerintah  mengadakan Ujian Nasional Computer Based Test (CBT) sekarang di populerkan istilahnya menjadi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). UNBK dilaksanakan serempak oleh sekolah-sekolah yang memenuhi syarat.

Sistem Ujian konvensional / Paper Based Test (PBT) dirasakan kurang efektif dan efisien dalam menghadapi masalah dan kendala saat penyiapan bahan ujian sampai dengan penggandaan dan distribusi naskah soal, kecurangan selama pelaksanaan ujian, juga proses pemeriksaan soal (scanning LIK dan scoring) yang memerlukan waktu yang tidak sebentar.

Menghadapi perkembangan dunia pendidikan saat ini, khususnya pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tersebut, BTKIP selaku UPT Dinas Pendidikan Provinsi memandang perlu untuk mengadakan PELATIHAN PROKTOR DAN TEKNISI UNTUK PELAKSANAAN UNBK PENDIDIKAN MENENGAH SE KALIMANTAN TENGAH.

Kegiatan Pelatihan yang diselenggarakan dari tanggal 9 – 12 Februari 2018 ini diikuti sebanyak 46 peserta Proktor dan Teknisi dari sekolah SMA/MA dan SMK se Kalimantan Tengah dan di buka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Dr. H. Slamet Winaryo, M.Si. Pelatihan ini  bertujuan untuk melatih keterampilan peserta sebagai calon Proktor dan Teknisi dalam rangka mempersiapkan sumber daya pengelola Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada Satuan Pendidikan Menengah dan mensosialisasi dan memacu Sekolah/Madrasah di Kalimantan Tengah supaya melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah melalui UPT BTKIP juga menghadirkan Narasumber dari Pusat Pengembangan Pendidikan (Puspendik) Kemdikbud dan beberapa orang tenaga ahli provinsi sebagai narasumber dan pelatih pada kegiatan Pelatihan Proktor dan Teknisi untuk pelaksanaan UNBK Pendidikan Menengah se Kalimantan Tengah Tahun 2018.

Dalam sambutannya Kadisdik menyampaikan Ujian Nasional yang dilaksanakan setiap tahun adalah penilaian hasil belajar oleh pemerintah atau negara yang bertujuan sebagai pemetaan masalah pendidikan dalam rangka menyusun kebijakan pendidikan nasional. Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), merupakan alat untuk mendapatkan hasil tes yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan, akan dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan untuk jenjang pendidikan SMP/ MTs, SMA/ MA dan SMK. Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2018 ini menargetkan 100% terutama kepada SMA dan SMK supaya melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah mengharapkan kepada Semua Sekolah/Madrasah di Kalimantan Tengah yang telah memiliki SDM, kelengkapan peralatan dan keunggulan TIK kita dorong dan wajib untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) baik secara mandiri, mandiri menumpang dan menumpang sebagaimana yang telah dilaporkan Ketua Panitia Kegiatan ini tadi, bahkan Kami mengharapkan tidak hanya berhenti pada saat pelaksanaan Ujian Nasional semata akan tetapi diharapkan Kepala Sekolah/Madrasah dapat menerapkan dan melaksanakan baik pada UASBN, Ulangan Umum Semesteran Berbasis Komputer, Perpustakaan Berbasis Komputer terutama untuk Buku-buku Pelajaran dan Kamus Elektronik, PPDB Online, e-raport, maupun pada e-pembelajaran, e-adminisrasi, dan lain-lainnya sesuai keperluan Sekolah/Madrasah. Kebijakan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 2018 akan berupaya secara bertahap untuk memenuhi standar sarana dan prasarana evaluasi pembelajaran termasuk pelatihan peningkatan SDM bagi pengelolanya.

Salah satu upaya untuk membantu Sekolah Pendidikan Menengah mengatasi persoalan SDM untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kalimantan Tengah adalah melalui Pelatihan Proktor dan Teknisi sebagai tenaga Helpdesk Ujian Nasional Berbasis Komputer seperti sekarang ini, sehingga tidak ada alasan bagi Sekolah belum tersedia SDM untuk mengoperasionalkan teknis dan non teknis UNBK di Sekolah.